Proses Buah Menjadi Biji Kopi

Untuk bisa dinikmati hingga seperti sekarang ini, dari buah  menjadi minuman kopi, melalui beberapa proses. Sebelumnya, teman-teman sudah mengetahui anatomi buah kopi (Baca: Anatomi Buah Kopi), kali ini MAGYS membahas tentang Pemrosesan Biji Kopi.

Secara umum, biji kopi dapat diproses dengan 3 cara:

  1. Proses Basah: Full Washed
  2. Proses Kering: Natural
  3. Hybrid: Honey

Tujuan dari proses-proses di atas adalah untuk mendapatkan biji kopinya dengan melepaskan biji kopi dari daging buah. Yuk simak berbagai metode tersebut.

PROSES BASAH: FULL WASHED/WET PROCESS

Buah kopi direndam di dalam air untuk memisahkan antara buah kopi yang bagus dan tidak. Buah kopi yang kurang bagus, akan mengambang dan selanjutnya dipisahkan. Untuk buah kopi yang tenggelam akan dilanjutkan ke proses berikutnya, yaitu pemisahan biji dari daging buah dengan cara menekan buah-buah kopi tersebut menggunakan 1 lembar saringan, sehingga biji dan daging buah terpisah.

Setelah proses ini, masih banyak daging buah yang menempel pada biji, sehingga perlu dilakukan proses berikutnya, yaitu fermentasi, agar daging buah benar-benar terlepas dari bijinya. Setelah itu dibilas dengan air. Waktu pemrosesannya bervariasi antara 8 – 36 jam, tergantung dari temperature udara, ketebalan lapisan mucilage (Baca: Anatomi Buah Kopi) dan kandungan enzim. Proses fermentasi sudah selesai jika getah yang terdapat pada biji sudah bersih sehingga permukaan biji kopi terasa lebih kasar, seperti permukaan batu kali. Setelah proses fermentasi selesai, biji kopi dibilas menggunakan air bersih.

Biji kopi yang sudah melewati proses fermentasi dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari atau pun menggunakan mesin. Setelah itu, dilakukan proses hulling untuk mengupas kulit parchment.

PROSES KERING: NATURAL PROCESS

Natural process merupakan metode tertua dilakukan untuk melepaskan biji kopi dari buahnya. Awalnya buah kopi ditampi menggunakan saringan/ayakan besar. Tujuannya adalah untuk memisahkan buah kopi yang sudah matang sempurna dari yang belum matang/rusak.

Kemudian buah kopi dijemur di bawah sinar matahari. Biasanya diletakkan di atas batu bata/beton dengan aliran udara di bawahnya. Selama proses penjemuran, biji kopi dibolak balik beberapa kali, untuk memastikan semua bagian terjemur di bawah sinar matahari. Biasanya proses penjemuran dilakukan selama 4 minggu hingga buah kopi mengering dan memiliki kadar air yang cukup. Waktunya tergantung pada keadaan cuaca. Di perkebunan yang lebih besar, biasanya proses pengeringan dibantu dengan menggunakan mesin, setelah buah kopi dijemur di bawah sinar matahari.

Pada saat proses pengeringan, perlu diperhatikan secara telaten, karena jika terlalu lembab, maka biji kopi akan mudah terserang bakteri dan jamur, sedangkan jika terlalu kering, biji kopi akan rapuh sehingga mudah hancur ketika proses hulling.

HYBRID: HONEY/MIEL PROCESS

Jika proses ini dilakukan dengan tepat, maka biji kopi yang dihasilkan akan memberikan hint gula aren atau madu (honey). Miel merupakan Bahasa Spanyol yang berarti madu. Proses ini populer dilakukan di negara-negara Amerika Tengah seperti Costa Rica dan El Salvador. Dan belakangan ini juga populer di Indonesia.

Buah kopi dikupas menggunakan mesin dengan menyisakan sedikit daging buah yang melekat pada biji kopi. Kemudian biji kopi yang masih memiliki sedikit daging buah ini dijemur. Kulit inilah yang merupakan asal mula proses ini disebut dengan honey atau miel process karena daging buah yang tersisa ini cenderung mirip getah atau cairan madu. Biji kopi tersebut dijemur hingga kering. Selama proses penjemuran, miel dipercaya meresap ke dalam biji kopi, sehingga menimbulkan hint manis seperti madu.

Honey process sama sekali tidak menggunakan madu.

Dari 3 proses tersebut, manakah proses favorit-mu? Yuk bagikan di kolom komentar.

Sumber Gambar:

  1. RoastyCoffee.com
  2. Pinterest
  3. Voilepratique.com
  4. OilSlickCoffe.com
Garut Natural

Nama: Garut Natural
Origin: Jawa Barat
Cupping Notes:  Peach, starfruit, fruity, sweet, mid body, medium acidity
Nett Weight: 250 gram
Tersedia dalam bentuk biji dan bubuk.
Ada cashback untuk pembelian tanggal 8 – 14 Oktober 2019
Ayo belanja, klik di sini.

Join the Conversation

1 Comment

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: